Desa Martadah Baru Sentra Sasirangan Tanah Laut
Oleh Administrator 25 Mar 2019, 17:21:55 | dibaca 154 x | Kategori Berita Daerah
Desa Martadah Baru Sentra Sasirangan Tanah Laut

Keterangan Gambar : Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Martadah Baru Kecamatan Tambang Ulang yakni Sasirangan kian berkembang bahkan telah menjadi sentra Sasirangan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).Desa yang semula merupakan unit pemukiman transmigrasi swakarsa pabrik tebu di era 1980 an tersebut, penduduknya kini tidak hanya mengandalkan dari usaha perkebunan  ataupun beternak semata tetapi juga dari usaha kecil atau home industri kerajinan sasirangan. Produk Sasirangan Desa Martadah Baru tampak diserbu pembeli yang datang pada kegiatan Manunggal Tuntung Pandang Pemerintah Kabupaten Tanah Laut di Martadah Baru, Jumat-Sabtu (8-9/3)


Tala-Info Publik,Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Martadah Baru Kecamatan Tambang Ulang yakni Sasirangan kian berkembang bahkan telah menjadi sentra Sasirangan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).Desa yang semula merupakan unit pemukiman transmigrasi swakarsa pabrik tebu di era 1980 an tersebut, penduduknya kini tidak hanya mengandalkan dari usaha perkebunan  ataupun beternak semata tetapi juga dari usaha kecil atau home industri kerajinan sasirangan. Produk Sasirangan Desa Martadah Baru tampak diserbu pembeli yang datang pada kegiatan Manunggal Tuntung Pandang Pemerintah Kabupaten Tanah Laut di Martadah Baru, Jumat-Sabtu (8-9/3).Kegiatan Manunggal Tuntung Pandang dihadiri oleh Bupati Tala H. Sukamta didampingi Ketua TP. PKK Hj. Nurul Hikmah Sukamta, Dandim 1009 Plh, Kepala SKPD di Tala, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Yati Octaviana Abdi Rahman.Riadi dari Radita Sasirangan, salah seorang pengrajin yang telah mampu mandiri menuturkan awal mula melakoni usaha sasirangan pada 2014 silam.Saat itu produksi masih sedikit , 10 lembar kain sasirangan yang kami olah kami tawarkan ke kantor-kantor di Pelaihari. Omzet pun masih sekitar 4 sampai 6 juta rupiah sebulan ujar Riadi.Berkat promosi yang terus menerus dilakukan kini usaha sasirangan semakin berkembang, saat inj omzet mencapai hingga 20 juta rupiah perbulan.Kini konsumennya telah tersebar tidak hanya di kalimantan selatan tetapi juga dari daerah lainnya di luar kalimantan bahkan hingga Singapura, Kuala Lumpur, Selangor dan Kuching."Kami juga melakukan promosi melalui akun facebook dan instagram," ujar Riadi.Riadi juga menambahkan bahwa UMKM Desa Martadah Baru telah memperoleh piala Sidhakarya dari Pemprov Kalimantan Selatan  untuk kualitas dan peningkatan produksi dan 2019 ini akan berkompetisi untuk menggaet piala Paramakarya di tingkat nasional.Riadi berharap agar sasirangan motif khas Tala ini bisa segera dipatenkan dan tidak diambil oleh daerah lain.Sementara itu, Bupati Tala  H. Sukamta mengaku bangga dengan UMKM Desa Martadah, bahkan demi mendukung pengembangan UMKM pemkab Tala telah membuat edaran agar para pegawai dan pelajar di Tala menggunakan pakaian sasirangan motif khas Tala seperti motif anggrek, kijang ataupun jagung."Ini agar UMKM semakin berkembang dan warga Tala bangga memiliki sasirangan motif khas Tala," ujar Sukamta yang hari itu juga memakai Sasirangan motif Anggrek produksi Radita Sasirangan.




Posting Terkait :
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

- Portal Aplikasi Daerah -


- Portal Website Pemerintah Daerah -