JAGUNG HIBRIDA JH37 TALA JADI KOMODITAS KEBANGGAAN
Oleh Administrator 14 Okt 2020, 14:49:10 | dibaca 86 x | Kategori Berita Daerah
JAGUNG HIBRIDA JH37 TALA JADI KOMODITAS KEBANGGAAN

Keterangan Gambar : Sejak dimulai pada 2019 yang lalu, ada kenaikan produksi cukup signifikan dari tanaman jagung hibrida yang dikembangkan para petani dengan dukungan Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala. Hal tersebut disampaikan Plt Kadistanhorbun Akhmad Hairin pada acara Tanam Produksi dan Panen Raya Perbenihan Jagung Hibrida JH37 di Desa Banua Lawas Kec. Takisung, Selasa (13/10).


Sejak dimulai pada 2019 yang lalu, ada kenaikan produksi cukup signifikan dari tanaman jagung hibrida yang dikembangkan para petani dengan dukungan Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala. Hal tersebut disampaikan Plt Kadistanhorbun Akhmad Hairin pada acara Tanam Produksi dan Panen Raya Perbenihan Jagung Hibrida JH37 di Desa Banua Lawas Kec. Takisung, Selasa (13/10).
"Di tahun 2019 ada 72 hektar lahan tanam jagung hibrida yang dikembangkan oleh 15 kelompok tani di 5 kecamatan dengan rata-rata produktifitas 1 ton per hektar. Di tahun 2020 ini bertambah 100 hektar yang dikelola oleh 9 kelompok tani di 2 kecamatan, produktifitasnya pun meningkat menjadi 2,5 ton perhektar", ungkap Hairin.
Adanya beberapa pabrik pakan ternak di Tala semakin mendukung potensi pengembangan tanaman jagung hibrida. Kebutuhan akan produksi pabrik tersebut tentunya membutuhkan hasil produksi jagung yang besar, para petani jagung hibrida tak perlu kebingungan karena hasil panen mereka jelas akan terserap.
Pak Juari, Ketua Kelompok Tani Sumber Jaya yang juga terlibat dalam penanaman jagung hibrida sejak 2019 lalu menyampaikan hasil yang dirasakan. Pak Juari beserta anggota nya merasa bangga karena ikut terlibat membawa nama Tala sebagai penghasil bibit jagung sendiri.
"Alhamdulillah program pemerintah untuk tanam jagung hibrida ini berhasil kami jalankan. Kami juga ada rasa bangga tahun lalu berhasil panen jagung hibrida sekaligus membawa nama Tanah Laut sebagai kabupaten penghasil bibit jagung mandiri untuk pertama kalinya", tutur Juari.
Apresiasi capaian Pemkab Tala dalam mengembangkan sektor pertanian khususnya pada komoditas jagung hibrida turut diapresiasi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kalsel Syamsir Alam, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalsel M. Yasin, dan Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Sulawesi Selatan M. Azrai. Dalam kesempatan tersebut Bupati HM. Sukamta menyerahkan bantuan bibit jagung dan hibah alat perontok jagung kepada para kelompok tani yang berhadir. (Diskominfo Tala)



Posting Terkait :
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

- Portal Aplikasi Pengaduan -

- Portal Aplikasi Layanan Pemerintah Daerah -

- Portal Aplikasi Layanan Publik -

- Portal Informasi Publik -


- Portal Aplikasi Lainnya -



- Portal Website SKPD -






- Portal Website Desa -