Bermodalkan Sampah, Masyarakat Tala Punya Kesempatan Miliki Tabungan Emas

Bermodalkan Sampah, Masyarakat Tala Punya Kesempatan Miliki Tabungan Emas

PELAIHARI - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut (Tala) siap memfasilitasi masyarakat yang ingin memiliki tabungan emas. Uniknya, hal itu dapat diwujudkan hanya dengan bermodalkan sampah.

Kepala DPRKPLH Tala, Ismail Fahmi menuturkan bahwa program ini berkat adanya kesepakatan kerjasama dengan PT. Pegadaian beberapa waktu lalu. Menurut Ia, kedua pihak dapat saling bersinergi dalam rangka pengurangan timbunan sampah melalui program ini.

"Kami berharap, program ini menjadi cara lain menarik minta masyarakat dalam memilah maupun memperhatikan sampah bahkan tidak membuang sembarangan. Jadi, salah satu daya tariknya yaitu menabung sampah menghasilkan emas," harap Fahmi saat dikonfirmasi pada Rabu (20/4/2022).

Tentunya, bagi masyarakat yang berminat ada tahapan yang harus dijalankan. Apalagi pengumpulan sampah hanya bisa bersifat kolektif alias belum dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Saat ini, program dapat dijalankan hanya melalui Bank Sampah. Jadi, bagi masyarakat yang tertarik bisa langsung mengumpulkan ke Bank Sampah terdekat. Atau bagi yang mau membuat Bank Sampah, DPRKPLH siap memfasilitasi," tuturnya.

Selanjutnya, sampah yang sudah terkumpul, oleh pengelola Bank Sampah dijual kepada pengepul. Kemudian, pengelola Bank Sampah maupun pengepul menindaklanjuti melalui pegadaian untuk penyerahan hasil penjualan yang langsung disetor ke masing-masing rekening masyarakat yang sudah terdata sebelumnya lewat Bank Sampah. Adapun rekening tujuan setoran yang diterima masyarakat berupa tabungan emas.

Soal peran Bank Sampah, Fahmi menambahkan bahwa ada tahapan yang harus dilakukan pengelola Bank Sampah agar program ini berjalan sesuai mekanisme yang ada.

"Pengelola Bank Sampah perlu mendaftarkan kelompok mereka ke pegadaian. Oleh pegadaian nanti akan memproses pembuatan rekening tabungan emas bagi masing-masing anggota Bank Sampah," tambahnya.

Diharapkan, adanya program ini membuat masyarakat terpacu dan semangat dalam memilah sampah dari rumah. Satu sisi, hal ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat akan pentingnya menabung. Akhirnya, sampah dari rumah berkurang karena dapat dimanfaatkan untuk hal yang bernilai. (Diskominfo Tala).

Bagikan halaman ini

Berita Lainnya