PELAIHARI - Rapat koordinasi rencana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-48 tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 digelar di Aula Gawi Manuntung, Kantor Kecamatan Pelaihari, Rabu (29/04/2026).
Rapat dipimpin oleh Camat Pelaihari Fajar Tri Atmaja bersama Plt Kabag Kesra Setda Tanah Laut Ikhwansyah, serta dihadiri perwakilan Kementerian Agama yang juga Ketua I LPTQ Kabupaten Tanah Laut M. Wahyudi, unsur Forkopimcam, SKPD terkait, kepala desa, dan lurah se-Kecamatan Pelaihari.
Dalam sambutannya, Fajar Tri Atmaja menegaskan bahwa rapat ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan Kecamatan Pelaihari sebagai tuan rumah MTQ tingkat kabupaten yang direncanakan berlangsung pada September 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak di tengah kesibukan masing-masing, mengingat kegiatan ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini karena MTQ merupakan agenda besar yang melibatkan banyak unsur, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, LPTQ, TNI-Polri, hingga pemerintah desa dan kelurahan. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam rapat ini akan mulai disusun struktur kepanitiaan sebagai dasar pembagian tugas. Susunan yang disiapkan masih bersifat fleksibel dan terbuka untuk masukan, khususnya dari Bagian Kesra, Kementerian Agama, dan LPTQ yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan MTQ.
Fajar juga mengungkapkan bahwa perencanaan kegiatan dilakukan lebih awal agar terdapat ruang untuk evaluasi dan penyempurnaan, termasuk belajar dari pelaksanaan MTQ sebelumnya. Ia berharap setiap kekurangan yang pernah terjadi dapat diperbaiki sehingga pelaksanaan di Kecamatan Pelaihari bisa lebih optimal.
Terkait pembiayaan, ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan tengah menyusun skema kegiatan berdasarkan anggaran yang tersedia, sembari membuka peluang penambahan melalui anggaran perubahan. Ia memastikan bahwa seluruh dukungan anggaran nantinya akan dikelola secara maksimal demi kesuksesan kegiatan.
Sementara itu, Ikhwansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda utama rapat meliputi pembentukan panitia, penentuan lokasi, serta penetapan jadwal pelaksanaan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan teknis, termasuk venue lomba, desain panggung, serta dukungan terhadap partisipasi UMKM lokal.
Ia menambahkan bahwa struktur kepanitiaan yang disusun masih bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Selain itu, penentuan lokasi pelaksanaan di kawasan yang representatif dinilai penting untuk mendukung kemeriahan acara serta memudahkan koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, M. Wahyudi menyampaikan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani. Ia mengingatkan pentingnya konsistensi dalam persiapan sejak awal serta koordinasi yang intensif agar pelaksanaan berjalan sesuai harapan.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sumber daya yang ada di Kecamatan Pelaihari, sekaligus mengantisipasi tantangan koordinasi di wilayah perkotaan. Menurutnya, setelah pembentukan panitia, seluruh pihak perlu segera bergerak agar setiap aspek teknis dapat dipersiapkan lebih awal dan matang.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak bersama dalam mematangkan persiapan sehingga pelaksanaan MTQ Nasional ke-48 tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses. (Diskominfostasan Tala)