52 TahunKantor Bupati Tanah Lautslide portalAsian Gamesdata_bps_tala

TANAH LAUT BERKEMAJUAN, KAMPIUN, RELIGIUS, AKUNTABEL, DAN TERUNGGUL (BerKaRAkTer)

  • Berkarakter

TANAH LAUT BERKEMAJUAN, KAMPIUN, RELIGIUS, AKUNTABEL, DAN TERUNGGUL (BerKaRAkTer)

Terjemahan Visi : Tanah Laut berkemajuan, kampiun, religius, akuntabel, dan terunggul (BerKaRAkTer) memiliki 5 (lima) Frase yang lebih terukur, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, yaitu :

1. Berkemajuan :
Masyarakatnya menjadi lebih maju dari sebelum Visi ini dibuat, baik secara ideologi, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan hukum. Demikian juga lebih tenteram, aman, dan damai.

2. Kampiun :
Masyarakatnya akan selalu berusaha untuk menjadi pemenang di tengah persaingan global yang sangat kompetitif untuk meningkatkan kesejahteraannya. Adanya perdagangan bebas dunia, seperti : AFTA, NAFTA, APEC, dan GATT tidak akan membuat masyarakat menjadi penonton, tetapi harus ikut menjadi pemain dan / atau pelaku yang secara bertahap harus menjadi pemenang.

3. Religius :
Masyarakatnya taat menjalankan syariat agama. Beragama tentunya tidak hanya pada tataran simbolisme dan normatif semata, tetapi diusahakan untuk lebih optimal lagi mewarnai praktek-praktek bernegara, berpemerintahan, dan bermasyarakat.

4. Akuntabel :
Pelaksanaan Pemerintahan yang bisa dipertanggungjawabkan kepada pemegang mandat tertinggi yaitu masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah penilaian tata kelola keuangan yang harus secepatnya bergerak dari opini wajar dengan pengecualian (WDP) menuju wajar tanpa pengecualian (WTP).

5. Terunggul :
Semua kemajuan, kemenangan, kerelijiusan, dan keakuntabelan bisa terus dipertahankan di masa-masa yang akan datang untuk menyongsong Tanah Laut menjadi daerah industri dan pelabuhan. Minimal beberapa sarana dan prasarana kearah itu sudah bisa disiapkan sampai dengan tahun 2018.

Penyusunan visi dimaksud tentunya dibuat setelah memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2005-2025. Begitu juga dengan keberlanjutan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Laut 2008-2013. Semua regulasi yang berlaku akan dijadikan acuan dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Termasuk juga dengan memperhatikan kedudukan Kabupaten Tanah Laut sebagai bagian dari Provinsi Kalimantan Selatan dan dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yang tidak kalah pentingnya adalah kedudukan Tanah Laut sebagai bagian dari masyarakat global tentu juga memperhatikan millineum development goals(MDG’s). yang lebih penting lagi adalah dengan melakukan penjaringan aspirasi masyarakat dan diskusi intensif dengan beberapa pemangku kepentingan (stakeholders) di Kabupaten Tanah Laut, seperti : tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh remaja puteri, dan lain-lain.
Secara sosiologis visi tersebut tentu saja tidak hanya berdimensi ekonomi, namun juga mencakup dimensi sosial, budaya, hukum, pemerataan dan keadilan. Oleh karena itulah maka Tanah Laut berkemajuan, kampiun, religius, akuntabel, dan terunggul (BerKaRAkTer) ditandai dengan :
1. Kokohnya ketahanan dan daya saing ekonomi masyarakat, yang berbasis pertanian, perkebunan, peternakan, usaha kecil menengah (UKM), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),industri kecil, dan rumah tangga, perdagangan, kelautan dan perikanan. Begitu juga denganindustri berat yang pengelolaannya secara berkelanjutan (sustainable), juga dibarengi dengan sikap individu warga KabupatenTanah laut yang senantiasa merasa senang, suka, bahagia, dan bangga sebagai warga Kabupaten Tanah Laut serta cinta kepada Kabupaten Tanah Laut ini.
2. Disisi pemerintahan juga dibarengi dengan semangat pelayanan terbaik,penuh tanggung jawab, bersikap profesional, memiliki keterampilan, baik hard skill maupun soft skill, serta mengembangkan kreasi dan inovasi yang tiada henti.
3. Penyelenggara pemerintahan dan individu mampu memainkan peran yang sinergi dalam posisi dan tanggungjawabnya masing masing.
4. Dalam konteks pembangunan sumberdaya manusia Kabupaten Tanah Laut berkemajuan, kampiun dan terunggul berarti membangun sumberdaya manusia secara integral dan bertahap untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, penuh daya kreasi dan inovasi, berdaya saing tinggi serta memiliki motivasi tingggi untuk senantiasa menjadi yang terbaik. Bukan saja dalam tataran lokal, regional, nasional namun juga dalam tataran global.
5. Nilai - Nilai religiusitas adalah merupakan fondasi kehidupan yang kokoh sekaligus sebagai pilar pembangunan daerah. Oleh karena itu nilai nilai relijiusitas harus diyakini, difahami, dijunjung tinggi dan diamalkan serta diterapkan dalam segenap aspek kehidupan oleh setiap insan anggota masyarakat Kabupaten Tanah laut. Nilai nilai relijiusitas akan membentuk insan masyarakat Tanah Laut yang akhlakul karimah, beriman dan bertaqwa, memiliki kesalehan dan kepedulian sosial serta kecerdasan spiritual yang tinggi . Nilai nilai religiusitas juga akan dijadikan pedoman, sumber inspirasi dan inovasi oleh masyarakat dalam segenap aspek kehidupan baik ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), lingkungan, keamanan dan ketertiban serta penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itulah nilai-nilai religiusitas yang termaktub dalam visi 2013-2018 tersebut harus menjadi landasan untuk menuju Tanah Laut berkemajuan, kampiun, religius, akuntabel, dan terunggul (BerKaRAkTer) melalui penciptaan keseimbangan antara dunia dan akherat, jasmani dan rohani, lahir dan batin serta materiil dan spirituiil.

M I S I
Beradasarkan visi Tanah Laut berkemajuan, kampiun, religius, akuntabel, dan terunggul (BerKaRAkTer) maka untuk pencapaiannnya dapat ditetapkan misi daerah sebagai berikut :
1. Peningkatan dan pengembangan nilai nilai agama dalam praktek bernegara, berpemerintahan, dan bermasyarakat.
2. Pengembangan dan penguatan daya saing ekonomi rakyat berbasis pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, kehutanan UKM, UMKM, industri, kearifan lokal, perdagangan dan jasa.
3. Peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
4. Peningkatan pembangunan infrastruktur daerah dan infastruktur wilayah.
5. Pengembangan potensi pariwisata menuju Tanah Laut sebagai daerah tujuan wisata di Kalimantan Selatan yang lebih unggul secara komparatif maupun secara kompetitif.
6. Reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik dan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik.
7. Pengembangan inovasi, tehnologi, budaya, dan kreatifitas daerah.
8. Peningkatan pembinaan generasi muda dan pengembangan kepemimpinan daerah.
9. Peningkatan penyelamatan dan kelestarian lingkungan.
10. Pengentasan kemiskinan.

AGENDA PEMBANGUNAN
Berdasarkan Visi dan Misi pembangunan Tanah laut tahun 2013-2018 sebagai salah satu tahapan pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tanah laut tahun 2005-2025, maka dapat disusun agenda pembangunan sebagai berikut :
Agenda 1: Tertanamnya nilai nilai agama dan peningkatan pengamalan ajaran agama secara kaffah.
Agenda 2: Membangun Tanah Laut yang berkemajuan, kampiun, dan terunggul.
Agenda 3: Membangun sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, dan unggul.
Agenda 4: Membangun generasi muda dan kepemimpinan daerah yang unggul

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Agenda 1 : Tertanamnya nilai nilai agama dan peningkatan pengamalan ajaran agama secara kaffah
Agenda 1 ini meliputi pembangunan bidang pendidikan, kesatuan bangsa, kehidupan beragama, peningkatan mental aparatur pemerintah, reformasi birokrasi dan kebudayaan, dengan sasaran :
1. Tumbuh dan berkembangnya pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai nilai agama dalam kehidupan diri individu, keluarga, masyarakat dan aparatur.
2. Tumbuh dan berkembangnya akhlakul karimah kesalehan dan kepedulian sosial.
3. Perilaku kehidupan yang dilandasi nilai nilai agama sehingga kecerdasan spirituiil lebih meningkat lagi.
4. Tersedianya produk hukum daerah yang mendorong tumbuhdan berkembangnya pengamalan nilai nilai keagamaan.
5. Tersedianya sarana ibadah yang representatif dan proporsional sesuai dengan pemeluknya.
6. Meningkatnya kualitas dan kuantitas aparatur pemerintah yang akhlakul karimah dan cerdas secara spirituiil.
7. Tumbuh dan berkembangnya lembaga lembaga pendidikan keagamaan baik yang dikelola pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
8. Meningkatnya kualitas lulusan lembaga lembaga pendidikan keagamaan.
Agenda 2 : membangun tanah laut yangberkemajuan , kampiun, dan terunggul.
Agenda 2 ini secara sektoral meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, kehutanan, industri, perdagangan, koperasi, UKM dan UMKM, perhubungan, penanman modal, infrastruktur, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat serta pengentasan kemiskinan.
Sedangkan secara kewilayahan maka membangun Kabupaten Tanah Laut berkemajuan, kampiun, dan terunggul dibagi kedalam 3 (tiga) koridor pembangunan ekonomi yakni :
1. Koridor 1 : meliputi kecamatan Bati Bati, Tambang Ulang, Kurau, dan Bumi Makmur . Fokus sektor yang dibangun meliputi :
a. Industri, perdagangan dan jasa :
Strategi pengembangan yang dilakukan adalah kemudahan pelayanan perijinan, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan kapasitas SDM.
b. Pertanian :
Strategi yang ditempuh adalah menjaga dan / atau melakukan perlindungan terhadap lahan basah (wetland) dari proses alih fungsi lahan, pengawasan distribusi pupuk dan obat obatan, tehnologi pasca panen, efisiensi biaya produksi dan stabilisasi harga.
c. Perikanan tangkap :
Strategi yang ditempuh modernisasi alat tangkap, pemeliharaan mangrove, pengembangan industri pengolahan.

2. Koridor 2 : meliputi kecamatan Pelaihari, Bajuin, Takisung dan Panyipatan . Fokus sektor yang dibangun meliputi :
a. Perkebunan :
Strategi yaqng ditempuh pengembangan kawasan perkebunan, tehnologi pengolahan, akses permodalan, stabilisasi harga, dan infrastruktur
b. Peternakan :
Strategi yang ditempuh adalah peningkatan populasi, pengembangan nutrisi dan pakan ternak, pencegahan dan pemberantasan penyakit, pengembangan pasar hewan, dan pengembangan rumah potong hewan (RPH).
c. Pariwisata :
Strategi yang ditempuh adalah perbaikan aksesibilitas, perbaikan fasilitas sarana dan prasarana wisata, pengembangan wisata ekologis, promosi wisata, dan pengembangan adat setempat.

3. Koridor 3 : meliputi kecamatan Batu Ampar, Jorong dan Kintap .
Fokus Sektor yang dibangun meliputi :
a. Pertambangan meliputi perbaikan regulasi terkait administrasi pertanahan, penyelesaian isu lingkungan, perbaikan birokrasi, pengembangan jaringan, transportasi dan peningkatan kualitas SDM
b. Perkebunan meliputi penyelesaian konflik lahan, kemudahan permodalan dan perbaikan aksesibilitas.
c. Perikanan (Tangkap dan Budidaya) meliputi perbaikan sarana dan prasarana pendukung, bantuan permodalan dan peningkatan SDM.
d. Pelabuhan meliputi pengembangan kawasan ekonomi khusus pelabuhan pertanian dan pertambangan, terintegrasi dengan jaringan transportasi darat dan sungai

Agenda 3 : membangun sumberdaya manusia yang berkualitas, mandiri dan unggul.
Agenda 3 ini meliputi pembangunan bidang pendidikan, dan kesehatan dengan sasaran :
Bidang Pendidikan
1. Meningkatnya perluasan, pemerataan dan kualitas pendidikan baik formal maupun non formal.
2. Meningkatnya kompetensi dan jumlah guru.
3. Tersedia sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas.
4. Tuntas wajib belajar 12 tahun.
5. Meningkatnya sistem pembelajaran yang bermutu dan unggul.
6. Mengembangkan sekolah yang berkarakter dan unggul.
7. Meningkatkan budaya baca bagi pelajar dan masyarakat.
8. Meningkatnya kualitas dan kuantititas kelulusan.
9. Tumbuh dan / atau berkembangnya Perguruan Tinggi.
Bidang Kesehatan
1. Meningkatnya angka harapan hidup masyarakat.
2. Menurunnya angka kematian bayi.
3. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan.
4. Menurunnya angka prevalensi gizi kurang.
5. Meningkatnya pola hidup sehat.
6. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga miskin.
7. Meningkatnya status RSU. H. Boejasin menjadi Tipe B.
8. Meningkatkan Puskesmas Perawatan Kecamatan Kintap menjadi Rumah Sakit Tipe D.

Agenda 4 : membangun generasi muda dan kepemimpinan daerah yang unggul
Agenda 4 ini meliputi :
1. Pengembangan generasi muda dan kemandirian ormas.
2. Peningkatan pendidikan politik masyarakat.
3. Peningkatan partisipasi dan kesadaran politik masyarakat.
4. Peningkatan kompetensi tenaga kerja dan generasi muda.
5. Peningkatan kesetaraan gender, peranan wanita dan pemberdayaan perempuan.
6. Pengembangan seni, budaya, adat dan tradisi lokal.

Portal Website Pemerintah Daerah









Portal Website Sekolah



Theme Colors
Layout Style
Background Pattern