52 TahunQuote BupatiKantor Bupati Tanah Laut

Presiden RI Lakukan Kunjungan Kerja di Tanah Laut

Tanah Laut-Kominfo, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Desa Tebing Siring Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan menyerahkan surat keputusan (SK) Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan RI kepada dua pemegang izin Hutan Kemasyarakatan Desa Tebing Siring dan Desa Karang Taruna, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (7/5).
Kedatangan beliau disambut langsung oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Bupati Tala H Bambang Alamsyah.
Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo juga menyerahkan SK Menteri Kehutanan pemegang Hutan Kemasyarakatan Desa Marajai, Kabupaten Balangan dan empat lembaga desa Pengelola Hutan Desa, di Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dalam sambutannya dihadapan masyarakat, Presiden Joko Widodo berharap kepada pemegang izin Hutan Kemasyarakatan agar memanfaatkan lahan yang telah diberikan dengan baik.
“Saya akan cek dalam waktu satu tahun atau satu tahun setengah ke depan, apakah lahan yang diserahkan pengelolaannya kepada masyarakat ini telah dimanfaatkan dengan baik atau dibiarkan begitu saja, jika tidak dikelola dengan baik maka Surat Keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini akan dicabut dan dikembalikan ke negara,” tegasnya.
Diutarakannya, lahan yang sudah diserahkan tersebut hendaknya ditamani tanaman yang bernilai ekonomis, sehingga dapat membantu kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
Masyarakat juga harus kreatif dengan menanam tanaman yang saat ini masih sedikit di Indonesia sementara nilai jualnya tinggi, misalnya kakao, kopi atau tanaman yang menghasilkan minyak asitri.
“Jangan hanya menaman karet dan kelapa sawit karena sudah sangat banyak di Indonesia, bahkan harga jual dipasaran tidak stabil atau terjadi turun naik,” ujar Joko Widodo.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menjelaskan bahwa penyerahan surat keputusan tersebut merupakan rangkaian dari arahan presiden terkait percepatan perhutanan sosial.
Dijelaskannya, dalam kunjungan kerja presiden ke Tanah Laut tersebut menyerahkan pemberian Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan seluas 400 hektare kepada Kelompok Tani Ingin Maju dan Kelompok Tani Suka Maju.
Lebih lanjut, ia mengemukakan, untuk lokasi Hutan Kemasyarakatan Desa Tebing Siring awalnya merupakan padang alang-alang, sejak tahun 2011 dua kelompok tani tersebut didampingi Pusat Perhutanan Sosial dan Agroforestri Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat melakukan pengelolaan hutan tersebut.
"Model yang dikembangkan pada tahun pertama adalah, penanaman karet dikombinasikan dengan padi ladang dan cabai, tahun kedua ditanam kacang panjang dan lainnya," kata Siti Nurbaya Bakar.
Pada kesempatan ini, Presiden Joko Widodo juga membagikan sepeda kepada tiga petani yang menjawab pertanyaan seputar tanaman yang mereka tanam di lahan yang mereka garap, diantaranya pohon karet, tanaman ilang-ilang (penghasil minyak asitri) dan jengkol.

Add new comment

Portal Website Daerah

Theme Colors
Layout Style
Background Pattern